Bupati dan Dandim 1614/Dompu Ikuti Rakornis TMMD Ke-129 Tahun 2026, Perkuat Sinergi Pembangunan Desa

Keterangan Gambar : Bupati Dompu bersama Komandan Kodim (Dandim) 1614/Dompu mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD Ke-129 Tahun 2026 secara virtual melalui video conference (vicon) bersama Mabes TNI sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di aula Makodim 1614 Dompu Kamis 02/07/2026.


SetdaDompuKab – Bupati Dompu bersama Komandan Kodim (Dandim) 1614/Dompu mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD Ke-129 Tahun 2026 secara virtual melalui video conference (vicon) bersama Mabes TNI sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di aula Makodim 1614 Dompu Kamis 02/07/2026.

 

Usai mengikuti Rakornis, Bupati Dompu menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan TMMD tidak mungkin dicapai tanpa adanya sinergi yang kuat antara TNI, Pemerintah Daerah, DPRD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat.

 

"Keberhasilan program ini tidak akan tercapai tanpa kekompakan bersama. Tidak mungkin berhasil jika tidak dibangun dengan sinergi. Sekuat apa pun kemampuan TNI, semuanya akan maksimal jika kita bergerak serentak," tegas Bupati.

 

Bupati mengapresiasi soliditas yang telah terbangun antara Pemerintah Kabupaten Dompu dan Kodim 1614/Dompu. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi utama dalam menghadirkan program-program yang benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

 

Bupati juga mengajak seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Bappeda sebagai koordinator perencanaan, untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi sehingga seluruh tahapan pelaksanaan TMMD dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

 

 

Dalam Rakornis tersebut, Bupati mengingatkan bahwa pembangunan fisik yang menjadi bagian dari TMMD harus tetap memperhatikan kualitas pekerjaan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

 

"Jalan, jembatan maupun sarana lainnya harus dibangun dengan mutu yang baik agar mampu mempercepat kemajuan desa, memperlancar akses ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden agar pembangunan dimulai dari desa," ujarnya.

 

Lebih jauh, Bupati menekankan bahwa esensi TMMD saat ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga menyentuh pembangunan karakter masyarakat.

 

Menurutnya, di tengah perkembangan zaman, masyarakat semakin kritis sehingga kehadiran pemerintah dan TNI harus mampu menyentuh hati dan pikiran masyarakat melalui pendekatan yang humanis.

 

"Membangun fisik relatif lebih mudah. Namun membangun manusia, mengubah pola pikir, kebiasaan hidup, dan kesadaran masyarakat jauh lebih sulit. Karena itu TMMD harus menjadi sarana membangun hati dan pikiran masyarakat, bukan sekadar membangun infrastruktur," ungkapnya.

 

Bupati mencontohkan pentingnya edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, peningkatan kesadaran lingkungan, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan sebagai bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas hidup masyarakat.

 

Beliau juga mengusulkan agar pelaksanaan TMMD dipadukan dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Dompu, Dompu Melayani, sehingga pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan, pertanian, ketahanan pangan, hingga pelayanan publik lainnya dapat diberikan secara terpadu selama pelaksanaan TMMD.

 

"Kita kombinasikan dengan program Dompu Melayani, Saat pemerintah turun bersama TNI selama pelaksanaan TMMD, masyarakat akan benar-benar merasakan kehadiran negara secara langsung. Kita datang melihat, mendengar, dan merasakan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat," katanya.

 

Bupati berharap Bappeda segera merumuskan skema kolaborasi tersebut agar dapat dilaksanakan bersamaan dengan TMMD Ke-129 Tahun 2026.

 

Mengakhiri arahannya, Bupati kembali mengajak seluruh pihak untuk menjadikan TMMD sebagai momentum memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.

 

"Tanggung jawab ini bukan hanya milik TNI, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Pemerintah daerah, DPRD, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat harus saling mendukung. Jika ada kendala, mari kita komunikasikan dan selesaikan bersama demi menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Dompu," pungkasnya.

 

Sementara itu, Dandim 1614/Dompu menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Dompu dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan TMMD demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Pelaksanaan TMMD Ke-129 Tahun 2026 di Kabupaten Dompu direncanakan akan menyasar Desa Nusa Jaya, Desa Kampasi Meci, dan Desa Banggo dengan berbagai kegiatan fisik maupun nonfisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat aksesibilitas wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan.

 

Rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai dengan upacara pembukaan pada 15 Juli 2026 pukul 09.00 WITA, sedangkan penutupan akan dilaksanakan pada 13 Agustus 2026.

 

Kegiatan berjalan dengan lancar dan dihadiri oleh Ketua DPRD kabupaten Dompu, Kepala Dinas pemberdayaan masyarakat dan Pemerintahan Desa, Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu, Kasdim, Pasi Ter serta Danramil 06 Manggelewa. (Prokopim)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.