SetdaDompuKab. Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Dompu mengagendakan serah terima jabatan dan pidato sambutan Bupati Dompu Periode 2025-2030.
Acara yang digelar Senin 10/03/25 dihadiri oleh pejabat yang mewakili Gubernur NTB, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Dompu, jajaran Forkopimda, Sekda, Staf Ahli, Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, sejumlah tokoh Partai Politik, Jajaran KPU dan Bawaslu, serta insan pers baik cetak maupu elektronik.
Bupati Dompu dalam sambutannya mengatakan, mengawali masa kepemimpinan kami Bambang-Syirajuddin dalam menjalankan roda pemerintahan Kabupaten Dompu di tahun 2025 ini, Pemerintah Daerah dihadapkan pada tantangan besar yaitu efisiensi anggaran.
Melalui Inpres Nomor 1 tahun 2025 transfer anggaran Pusat ke Daerah berkurang hingga mencapai 50,5 triliun. Untuk Kabupaten Dompu, total transfer pusat untuk sekitar 1,054 triliun. Salah satu perubahan yang signifikan terjadi pada DAK fisik, yang mengalami penurunan yang signifikan sebesar Rp. 54 milyar, dimana pada tahun 2024 mencapai 106, 2 milyar.
Bambang Firdaus mengungkapkan, kondisi ini memang menyulitkan tetapi kita harus optimis, berpikir kreatif dan inovatif mencari cara agar program program pembangunan kita tetap berjalan dan tidak mengorbankan kepentingan rakyat, dengan melakukan berbagai terobosan.
Langkah Pertama Membatasi Belanja untuk kegiatan yang bersifat seremonial, kajian studi banding, perjalanan dinas, honorarium serta program yang tidak berhubungan dengan kebutuhan dasar masyarakat atau tidak berkontribusi langsung terhada ksejehateraan masyarakat, itu semua dipangkas.
Langkah Kedua Pelayanan Publik tetap berjalan dengan menghemat biaya administratif dan biaya-biaya lainnya, Langkah Ketiga Peningkatan Pendapaan Asli Daerah, tahun 2024 PAD Kabupaten Dompu sebesar 123,9 milyar atau 9,5% dari total APBD yang mencapai 1,3 Triliyun, meningkatkan retribusi serta menggali potensi-potensi SDA yang belum dimanfaatkan secara optimal serta mengkaji ulang Perda yang terkait PAD.
Langkah Keempat Reformasi Birokrasi yang juga merupakan salah satu program prioritas Bambang–Syirajuddin adalah sebuah agenda mendesak yang harus segera kita wujudkan, Langkah Kelima Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah ini merupakan kunci utama dalam menciptakan efisiensi dan memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.
Langkah Keenam Pencegahan Korupsi, kita semua prihatin karena Indeks MCP Kabupaten Dompu yang dikeluarkan oleh KPK mengalami penurunan, Indeks MCP tahun 2024 hanya sebesar 55 point, menempati urutan terakhir di NTB dan peringkat 455 dari 514 Kabupaten/Kota Se Indonesia dan Langkah Ketujuh Menumbuhkan Budaya Kerja yang Efisien dalam menggunakan anggaran serta memanfaatkan sarana dan prasarana secara bijak.
Ini ketujuh langkah strategis yang akan kami ambil awal masa pemerintahan kami dan harus kita perbaiki dan segera implementasikan.
Kita harus yakin dan percaya dengan semangat kebersamaan, membangun Daerah yang kearah yang lebih baik, menuju Dompu Maju untuk kesejahteraan masyarakat akan dapat diwujudkan”ungkap Bupati (Prokopim)
Facebook Comments