Bupati dan Wabup Dompu Tampil Bersama Hadiri  MUSREMBANG  Tahun 2026

Keterangan Gambar : Bupati Dompu Bambang Firdaus dan Wabup Syirajuddin SH. pada Acara Musrembang Tahun 2026 , Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 (Dok. Prokopim)


SetdaDompuKab- Acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Kabupaten Tahun 2026 yang bertemakan "Peningkatan Produktifitas dan Investasi Berbasis Desa Untuk Mendukung Industri, Ketahanan Pangan, dan Pengentasan Kemiskinan Dompu", berlangsung di Aula Pandopo Bupati Dompu, Senin, 13 April 2026.

 

Dalam kesempatan ini Bupati dan Wakil Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE dan Syirajuddin, SH hadir bersama.

 

Hadir juga di acara, Wakil ketua DPRD, Ismul Ramadhan, S.Pd.I, Pj. .Sekretaris Daerah, H.Khairul Insyan, SE.,MM, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama,  Kepala Bappeda Provinsi NTB, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Pimpinan BUMN / BUMD, Para Akademisi, Ketua MUI dan peserta Acara lewat virtual meeting.

 

Dalam sambutannya di acara ini Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE menyampaikan rencana pembangunan harus berjalan searah dan selaras dengan rencana pembangunan tingkat provinsi dan nasional.

 

Keselarasan pembangunan tersebut dapat terlihat dari tema pembangunan tahun 2027 nanti yaitu "Peningkatan Produktifitas dan Investasi Berbasis Desa Untuk Mendukung Industri, Ketahanan Pangan dan Pengentasan kemiskinan di Kbupaten Dompu", ujarnya.

 

Menurut Bupati tema pembangunan yang diusung selaras dengan arah pembangunan nasional yaitu akselerasi pertumbuhan berkualitas melalui produktivitas, investasi dan industri.

 

Bupati melanjutkan dalam Musrembang yang dilaksanakan kita harus menyadari bahwa tantangan pembangunan Kebupaten Dompu masih cukup kompleks. Ada beberapa isu strategis yang masih perlu menjadi perhatian bersama. Adapun isu adalah;

 

Pertama, pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting masih menjadi prioritas utama;

 

Kedua Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.

 

Ketiga, Peningkatan Produktifitas Sektor Unggulan Daerah Khususnya Pertanian, Peternakan, dan Perikanan.

 

Keempat, Peningkatan Kesempatan Kerja dan Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka;

 

Kelima, Penguatan Tata Kelola Pemerintah yang lebih Akuntabel, Transparan, Terarah dan Berbasis Digital dengan memastikan setiap kebijakan berjalan efektif, transparan.

 

"Kelima faktor dimaksud merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Kabupaten Dompu", katanya.

 

Di momen ini Bupati Bambang Firdaus mengajak kepada semua Pimpinan OPD untuk memprioritaskan program dan kegiatan yang berdampak luas dan langsung di terima oleh masyarakat dan mengedepankan prinsip efisiensi dan efektifitas dalam perencanaan serta memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor.

 

Disela waktu Kepala Bappeda dan Litbang, Aris Ansyari, ST., MT dalam laporannya menyampaikan menghadapi Musrembang yang diadakan telah dilaksanakan berbagai agenda mulai dari persiapan, penyelenggaran konsultansi publik, pengumpulan dan pembahasan usulan desa/kelurahan melalui forum camat dan forum perangkat daerah.

 

Visi dan Misi serta sasaran daerah telah ditetapkan untuk menjawab berbagai permasalahan didaerah yang dikerucutkan kedalam beberapa isu strategis daerah.

 

"Tata kelola Pemerintahan Daerah, Kondusivitas Daerah dan Kelestarian Budaya Lokal, Kesejahteraan Masyarakat termasuk kualitas sumber daya manusia merupakan isu strategis daerah yang dibahas dalam Musrembang ini", katanya.

 

Bupati menambahkan, Pertumbuhan dan Pemerataan Pembangunan, Produktivitas dan Daya Saing Ekonomi, Kualitas Lingkungan Hidup, Mitigasi Bencana dan Perubahan Iklim menjadi persoalan yang didiskusikan dalam Musrembang ini.

 

Berikutnya Wakil Ketua DPRD, Ismul Rahmadin, S.Pd.I di acara ini ikut menyampaikan sambutan.

 

Dalam sambutannya Wakil Ketua DPRD menyebutkan kegiatan Musrembang memiliki peran dan point' strategi dalam penyusunan RKPD tahun 2027, dimana dalam dokumen rencana kerja pemerintah daerah memuat pokok-pokok pikiran DPRD yang merupakan daftar permasalahan berupa saran dan pendapat.

 

Penyusunan RKPD Kabupaten Dompu tahun 2026 fokus pada prioritas dan sasaran dalam pencapaian target RPJMD kebupaten Dompu tahun 2025-2029.

 

"Musrembang yang dilaksanakan memiliki nilai manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan mampu menyelesaikan permasalahan pembangunan", tandasnya.

 

Acara pembukaan Musrembang berlangsung aman, tetib dan lancar yang dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada Para Inovator Daerah (Slide Beda) yang telah memberikan gagasan dan ide yang luar biasa untuk daerah Kabupaten Dompu.

 

Beberapa OPD yang memerima penghargaan tersebut adalah Dinas Kelautanbdan Perikanan terdiri dari 18 Peserta, RSUD Dompu 1 orang, Dinas kesehatan 1 orang, SMPN 2 Manggelewa 11 Peserta, SMPN 1 Woja 1 orang, dan SDN 01 Pajo 1 orang.

 

Acara dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi Dengan di hadirkan tiga orang narasumber yaitu Dr. Iwan Hartono SE,M.Ec, Dosen Universitas Mataram, dan Firmansyah S.Hut.,M.Si, Kepala Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Ahwan Hadi, SST.,M.Ak, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Dompu yang dimoderatori Yani Hartono SP, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Dompu.

 

Acara diakhiri dengan penandatanganan berita acara hasil Musrenbang tahun 2026 dengan menyepakati sasaran dan prioritas Pembangunan Daerah Dalam Rencana RKPD Kabupaten Dompu tahun 2027 sebagaimana tercantum dalam lampiran berita acara. (Prokopim)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.