Bupati Dompu Bersama Instansi Terkait Rakor Penyerapan Gabah & Jagung, Terbuka Peluang Dapatkan MRMP

Keterangan Gambar : Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE didampingi oleh Penjabat Sekda Dompu H. Khairul Inysan, SE. MM dan Pimpinan Wilayah Bulog NTB Mara Kamim Siregar, saat memimpin Rakor Penyerapan Gabah dan Jagung, Senin (06/04/26) di Ruang Rapat Bupati. (Dok. Prokopim)


SetdaDompuKab- Persoalan penyerapan gabah yang dikeluhkan para petani terdengar oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE.

 

Keluhan penyerapan gabah oleh Bulog melalui mitra kerjanya yang belum maksimal dan tidak sesuai dengan produktivitas gabah yang tinggi dari para petani mendorong pemerintah daerah Kabupaten Dompu melakukan rapat koordinasi (Rakor) dengan berbagai pihak terkait.

 

Diharapkan dari rakor yang berlangsung diperoleh solusi berbagai persoalan yang dihadapi para petani disaat masa panen berlangsung yang membuat nilai jual gabah bisa layak dan mensejahterakan para petani.

 

Rakor dipimpin Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE dan dipandu Pj. Sekretaris Daerah, H. Khairul Insyan, SE., MM, Senin (06/04/26) di Ruang Rapat Bupati.

 

Berbagai pihak yang hadir di rakor ini Dandim 1614/Dompu diwakili Kasi Pers, Kapolres diwakili Kabag OPS, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kaban BPKAD.

 

Hadir juga Kaban Bappeda dan Litbang, Kadis Pertanian dan Perkebunan, Plt. Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Perindag diwakili Kabid Perdagangan, Camat, Kabag Ekonomi dan SDA, Pinwil Bulog NTB, Pinca Bulog Divre Bima, dan Para Mitra Bulog.

 

Di rakor yang berlangsung disampaikan berbagai persoalan yang dihadapi para petani di Kabupaten Dompu terkait dengan hasil panen yang dihasilkan belum secara maksimal diserap Bulog dan para mitranya.

 

Tidak diserapnya secara maksimal gabah yang di panen membuat para petani merasa galau dengan hasil gabahnya sementara kondisi cuaca saat panen yang tidak bersahabat.

 

Dalam rakor yang diagendakan disampaikan berbagai argumen dimasa panen yang berlangsung agar para petani bisa menjual gabahnya dengan harga yang layak dan diserap secara maksimal oleh Bulog bersama mitranya.

 

Dalam rakor yang berlangsung direkomendasikan hal-hal penting yang akan segera dilakukan dalam waktu dekat adalah sebagai berikut;

 

Bulog mendorong para mitranya untuk menyerap gabah petani, Koordinasi dengan berbagai pihak tetap dilaksanakan secara intensif untuk mengimbangi perkembangan di lapangan.

 

Bulog mengoptimalkan personilnya di lapangan untuk memudahkan penyerapan gabah petani. Bulog akan membuka ruang penambahan alokasi penyerapan setara beras di Wilayah Divisi Regional Bima.

 

Pemerintah Kabupaten Dompu akan memfollow up lebih lanjut penambahan alokasi dimaksud. Bulog akan menambah mitra baru untuk memperluas jangkauan dan kapasitas penyerapan dengan tetap mengoptimalkan mitar-mitta yang sudah ada.

 

Untuk mempercepat pergeseran gabah dari lahan ke gudang agar mengoptimalkan alat angkut lokal dan buruh lokal, Bulog mengkompensasi biaya muat dan angkut sebesar Rp. 200 per kilo gram (termasuk pajak).

 

Untuk memperluas daya tampung agar mengoptimalkan gudang-gudang dan lumbung pangan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Dompu akan mendata dan memverifikasi gudang-gudang potensial.

 

Bulog akan menyerap jagung petani sekitar 19.600 ton, Silo CDD Bulog Kampasimeci siap beroperasi untuk menyerap hasil panen jagung petani.

 

Bolog akan segera menggeser jagung hasil panen tahun 2025 yang masih ada di gudang Bulog untuk melancarkan proses penyerapan.

 

Kapolres dan Dandim berkomitmen menekan untuk tidak mengenakan biaya penerbitan surat jalan jagung dari Desa ke Gudang, apabila ada yang melanggar agar dilaporkan.

 

Dalam rakor yang diagendakan juga disinggung peluang Kabupaten Dompu mendapatkan Sarana dan Prasarana Modern Rice Milling Plant (MRMP).

 

Terkait dengan sarana dan prasarana ini Pinwil Bolug NTB, Mara Kamim Siregar meminta Pemda Kabupaten Dompu dapat melengkapi persyaratannya. (Prokopim)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.