SetdaDompuKab. Guna menyerap gabah petani secara optimal menjelang puncak panen raya Padi yang di perkirakan Maret-April Pemerintah Kabupaten Dompu, Ketua DPRD, Dandim 1614/Dompu bersama Bulog dan Mitra Petani, melakukan rapat koordinasi bertempat di ruang Rapat Bupati, Jum’at (21/03/25).
Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE mengawali diskusi mengatakan, tujuan rapat ini bagaimana mencari solusi bagi para petani padi kita yang ada di Kabupaten Dompu. menyerap gabah mereka paska panen.
“Kemudian yang paling penting menanggapi masalah apa saja yang dihadapi, Bulog, PT. dan Mitra dalam menyerap gabah dan menyikapi isu-isu liar dan info yang tidak benar yang ada dilapangan”ujarnya.
Kesempatan yang sama Dandim 1614 /Dompu Letkol Kav. Riyan Oktiya Virajati, ST. MM. selaku satgas pangan yang mengurus masalah gabah dan beras menginformasikan, Pemerintah Pusat menargetkan di seluruh wilayah Indonesia serapan beras dari petani ditargetkan sampai akhir April.
Di Kabupaten Dompu kami ditargetkan untuk serapannya sebesar 8.657 ton, saat ini yang baru terserap untuk baru 560 ton. Untuk Gabah Kering Panen (GKP) dari target 7045 baru terserap 2589 ton per 20 Maret 2025.
Kami menyadari untuk menyerap semua gabah maupun beras petani Pemerintah melalui bulog tidak mampu menyerap semuanya karena keterbatasan tempat dan waktu.
“Oleh karena itu kami perlu kerjasama dari pengusaha PT. maupun mitra kerja Bulog untuk bisa membantu Bulog menyerap sebagian hasil gabah dari petani agar target Pemerintah Pusat tercapai” harapnya.
Sementara itu Koordinator Bulog Divre Bima Hery Sulistiyo mengatakan bahwa Bulog siap menyerap gabah petani sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Beliau juga mengajak para petani untuk segera menjual hasil panen mereka ke Bulog guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan.
"Kami berkomitmen tetap menyerap gabah petani dengan harga sesuai HPP. 6.500, kami juga akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, PT. dan Mitra kerja untuk memastikan serapan gabah berjalan lancar. Dan kami meminta PT. dan Mitra membelinya dengan harga yang sama sesuai HPP" katanya
Rapat koordinasi ini menghasilkan beberapa kesepakatan penting, antara lain:
- Peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI)/Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Perum Bulog, dan mitra kerja dalam serapan gabah.
- Optimalisasi peran Perum Bulog dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan.
- Pemberdayaan petani lokal melalui program-program pendampingan dan pelatihan.
- Penguatan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan mitra kerja untuk membantu penyerapan hasil panen petani.
Diakhir acara dalam rangka mendukung swa sembada pangan menjaga stabilitas pangan Nasional dan Daerah serta menjaga kesejahteraan Petani saat panen raya, dilakukan penandatanganan Komitmen bersama antara Bupati Dompu, Ketua DPRD, Dandim 1614/Dompu, Perwakilan Polres Dompu Kanit Ekonomi bersama Perum Bulog, PT. dan Mitra untuk mewujudkan Komitmen Bulog untuk melakukan penyerapan gabah petani minimum 20% dari penyerapan hasil Panen di Kabupaten Dompu. (Prokopim)
Facebook Comments