setdaDompuKab - Dalam menyukseskan Program strategis Swasembada Pangan serta meningkatkan kesejahteraan Petani Tebu. Panglima Komando Daerah Militer IX/Udayana, Danrem 162 Whirabhakti beserta rombongan didampingi Bupati Dompu meninjau Budidaya Tanaman Tebu Bersama PT. SMS dengan Petani Binaan TNI melalui Kodim 1614 Dompu di Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/3/2025).
Saat menyampaikan sambutanya, Pangdam IX/Udayana Muhammad Jambroni, S.Ip, M.Si mengawalinya dengan memuji keindahan alam disepanjang jalan, lebih-lebih setelah melihat Sapi di hamparan Savana dan Gunung Tambora. “Ternyata Dompu memiliki potensi keindahan alam yang luar biasa,” pujinya.
M. Jambroni juga meminta kepada seluruh alemen masyarakat dan Pemerintah untuk mendukung pihak perusahaan dalam proses mengolah dan memproduksi Gula. "Kita harus suport bersama keberadaan Pabrik ini, agar dapat memperkuat Swasembada Gula Nasional sehingga memberikan manfaat bagi semua rakyat," ujarnya.
Lanjutnya, untuk dapat memberikan manfaat, caranya dengan menjaga keamanan ketertiban serta membangun kemitraan dengan para petani maupun peternak dengan memanfaatkan limbah tebu seperti daun dan batang untuk pakan ternak.
"Kita juga harus tanamkan semangat membangun kepada rakyat, minimal dengan melarang untuk tidak mengganggu tanaman tebu guna mewujudkan kesejahteraan rakyat dan penguatan Swasembada Pangan kita,” ujarnya.
Selain membina para Petani, Pangdam juga menyarankan kepada para Anggota TNI untuk ikut terlibat langsung menyukseskan program ini. “Para anggota, terlibatlah dalam setiap kegiatan dan jagan hanya membina tapi juga ikut terlibat menanam tebu, sehingga masyarakat tumbuh bersama perusahaan untuk memajukan Dompu, NTB dan memperkuat Swasembada Pangan Indonesia,” ajaknya.
Terkait harga jagung, Pangdam menyarankan kepada petani untuk melapokan ke aparat keamanan apa bila harga jagung tidak sesuai Harga Acuan Pembelian (HAP) tingkat Produsen.
“Sesuai dengan perintah Presiden melalui Satuan Tugas Pangan yang terdiri dari TNI Polri dan Bulog ditetapkan HAP sebesar Rp. 5.500 perkilogram. Kalau dibawah itu, laporkan ke Aparat Kepolisian,” jelasnya.
Usai kegiatan, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE menyampaikan kesiapannya untuk mendukung Program Swasembada Pangan Nasional yang dicanangkan Pemerintah Pusat di Kabupaten Dompu dengan memastikan proses produksi Gula berjalan dengan aman dan lancar, sehingga memberikan manfaat bagi rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Bumi Nggahi Rawi Pahu. “Kami siapa mendukung program swasembada Pangan untuk Gula Nasional, guna membangun kesejahteraan rakyat menuju Dompu Maju,” ungkap Bupati.
Sementara itu, Assistant Vice Presiden PT. Sukses Mantap Sejahtera Syukur Hamka mengatakan program kemitraan di lahan PT.SMS bersama petani bina TNI atau Kodim 1614 bertujuan untuk merangsang masyarakat agar memanfaatkan lahannya untuk menanam tebu.
“Kami ingin mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menanam tebu dan akan kami didik yang belum berpengalaman, karena kami memiliki niat untuk memberdayakan masyarakat tani hingga sejahtera. Oleh sebab itu, kami meminta dukungan kepada seluruh elemen pemerintah dan masyarakat, agar PT.SMS semakin besar dengan cara bermitra, sehingga masyarakat sejahtera,” ujarnya.
Pada kesempan tersebut, Pangdam dan Bupati menyempatkan diri berdiskusi dengan para petani tebu, kemudian dilanjutkan dengan pembagian paket bantuan dan diakhiri dengan penanaman bibit tebu di Lahan Binaan Kodim 1614. (Prokopim)
Facebook Comments