
Keterangan Gambar : Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH., membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di SMP Negeri 4 Dompu, Selasa (09/06/2026). (Dok. Prokopim)
SetdaDompuKab- Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH., membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar di SMP Negeri 4 Dompu, Selasa (09/06/2026).
Adapun kegiatan dihadiri langsung oleh jajaran Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Dompu, perwakilan Polres Dompu,!Perwakilan Kadis Kesehatan Kabupaten Dompu, Pengawas Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, Para Guru dan Siswa/Siswi serta stakeholder lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMPN 4 Dompu, Abdul Haris, S. Pd., terlebih dahulu menyampaikan laporan kondisi sekolah, sebelum Wakil Bupati menyampaikan arahan dan pesan pentingnya.
Kepala sekolah melaporkan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan sejak sekolah berdiri selama 4 tahun terakhir.
Ia menyampaikan bahwa sekolahnya memiliki jumlah siswa sebanyak 304 orang, termasuk siswa kelas 9 yang akan segera menyelesaikan pendidikannya.
“Kami sangat menyambut baik kehadiran Wakil Bupati dan tim sosialisasi. Sekolah adalah tempat membentuk masa depan, sehingga bekal pengetahuan tentang bahaya narkotika sangat penting bagi seluruh siswa.
Lanjutnya, kegiatan ini direncanakan berlangsung kurang dari satu jam agar tidak mengganggu proses belajar mengajar,” laporan serta jelasnya.
Kasek Abdul Haris juga menyampaikan harapan agar materi yang disampaikan dapat dipahami, diterapkan, dan disebarluaskan oleh siswa kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Di akhir laporan, ia mewakili seluruh warga sekolah memohon maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan acara.
Merespons laporan tersebut, Wakil Bupati Dompu menyampaikan apresiasi sekaligus menegaskan sejumlah hal penting, sosialisasi ini merupakan program rutin BNK Dompu yang dikoordinasikan dengan instansi pendidikan, bertujuan menyelamatkan generasi muda dari jeratan narkotika dan membentuk karakter siswa agar menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, berintegritas, serta siap mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Perang melawan narkotika bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Hal ini penting mengingat peredaran narkotika telah merambah hingga lingkungan pendidikan, bahkan menyentuh kalangan siswa SMP dan SMA. Narkotika dinyatakan dilarang agama dan dapat menghancurkan masa depan generasi penerus bangsa.
Wakil Bupati mengajak agar kerja sama tidak hanya terbatas di lingkungan sekolah, tetapi diperluas melibatkan pemerintah desa, kelurahan, RT/RW, Babinsa, Babinkamtibmas, dan seluruh pemangku kepentingan. Komitmen bersama diharapkan dapat mewujudkan SMP Negeri 4 Dompu sebagai sekolah yang benar-benar bebas dari narkoba.
Ia memohon pengertian karena kegiatan ini berbarengan dengan jadwal ulangan siswa. Ia berharap materi yang akan disampaikan oleh narasumber dari kepolisian, BNK, dan dinas terkait dapat memberikan pemahaman yang jelas dan menjadi bekal berharga bagi seluruh siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kesadaran seluruh warga sekolah semakin meningkat, sehingga SMP Negeri 4 Dompu benar-benar menjadi lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari pengaruh buruk narkotika demi mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas. (Prokopim)


Facebook Comments