
Keterangan Gambar : Mewakili Bupati Dompu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ardiansyah, SE., Membuka Kegiatan Verifikasi Faktual Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Dompu Periode 2026-2031, Kamis (09/07/26) (Dok. Prokopim)
SetdaDompuKab. Wakili Bupati Dompu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ardiansyah, SE., membuka kegiatan verifikasi faktual wawancara calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Dompu Periode 2026-2031 di ruang rapat Bupati Dompu, Kamis (09/07/26).
Hadir pada kegiatan ini, Staf Ahli Bupati Dompu, Pimpinan Perangkat Daerah Kepala Kemenag Dompu, Pimpinan Baznas RI Sekaligus Pembina Wilayah Provinsi NTB, Ketua Baznas Provinsi NTB, Kabag Lingkup Setda Dompu, dan Tim Seleksi Pimpinan Baznas Kabupaten Dompu Periode 2026-2031.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ardiansyah, SE menyampaikan, Baznas merupakan lembaga resmi yang dibentuk negara untuk mengelola zakat. Pimpinan Baznas nantinya bukan hanya memahami aturan pengelolaan zakat, tetapi juga harus memiliki kepedulian mendalam terhadap kesulitan masyarakat kurang mampu.
Menurutnya, Baznas adalah lembaga kepercayaan masyarakat yang menarik, mengelola, dan menyalurkan dana umat berupa Zakat, Infaq dan Sedekah, kepercayaan itu harus dijaga sekuat tenaga sejak tahap seleksi ini.
Ia juga menitip pesan khusus kepada tim seleksi agar melakukan verifikasi secara menyeluruh, mencakup rekam jejak keagamaan, pengalaman manajerial, serta rekam jejak integritas calon secara objektif.
“Utamakan calon yang memiliki visi yang jelas dan terukur, memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah, swasta, instansi agama, dan tokoh masyarakat dalam merencanakan program zakat”ujarnya.
Sebelumnya Pimpinan Baznas RI Sekaligus Pembina Wilayah Prov. NTB, H. Syarifuddin, S. Ag., ME. menyampaikan, Baznas ke depan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakakat
“Pimpinan terpilih nantinya, untuk lebih fokus pada program pemberdayaan produktif dan tidak hanya berhenti pada bantuan konsumtif, agar penerima manfaat bisa mencapai kemandirian”harapnya
Selain itu, Baznas Kabupaten Dompu nantinya agar memperluas jangkauan pendataan Muzakki (Pemberi Zakat) dan Mustahik (Penerima Zakat) hingga ke pelosok desa dan Kecamatan, membangun sistem pelaporan keuangan yang mudah diakses dan dipahami masyarakat luas, serta menggandeng dunia usaha dan lembaga sosial untuk memperkuat sumber dana zakat serta efektivitas penyalurannya. (Prokopim)


Facebook Comments